January 22, 2021

Museum TNI-AL Loka Jala Crana

Awalnya Museum Situs Jala Crana dibangun pada tanggal 19 September 1969 dengan nama Museum Angkatan Laut yang mendapat persetujuan dari Ibu R. Mulyadi. Menurut travel Jember Surabaya sesuai dengan namanya, museum angkatan laut ini didedikasikan untuk taruna angkatan laut dan sebagai tempat studi sejarah. Akhirnya museum berganti nama menjadi Museum TNI-AL pada 10 Juli 1973. Terakhir, pada perubahan terakhir, museum berganti nama menjadi Museum Bahari Lala Jala Crana pada 6 Oktober 1979.

Museum Situs Jala Crana terletak di Morokrembangan, Kabupaten Krembangan, Surabaya dan berada di bawah naungan Akademi Angkatan Laut dan Komando, Pendidikan dan Pengembangan Angkatan Laut untuk Prajurit, Perwira dan Sersan.

Museum ini mengingatkan kita pada sejarah TNI AL khususnya revolusi fisik, selain itu museum memiliki koleksi yang berkaitan dengan revolusi, antara lain kapal perang dengan meriam, pesawat, helikopter, tank amfibi PT 76, artileri dan bidang pertahanan udara, persenjataan. dengan api; dari pistol antik panjang yang dapat disesuaikan hingga pistol otomatis yang mungkin tidak Anda temukan di tempat lain. Selain itu, terdapat pula miniatur kapal perang KRI lengkap dengan bingkai spionnya. Miniatur ini dibuat sesuai dengan armada aslinya yang digunakan untuk memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selanjutnya ada pula replika kapal Dewaruci yang terkenal, dimana kapal aslinya masih beroperasi hingga saat ini. Kapal tersebut digunakan untuk melatih taruna berlayar selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya ditugaskan ke laut lepas.

Keberadaan Museum Al Loka Jala Crana ibarat album tak terlupakan yang berisi tentang perjuangan TNI AL berjuang mempertahankan nusantara.

Untuk menuju lokasi ini Anda bisa menggunakan mobil pribadi atau jika anda ingin perjalanan wisata anda tetap nyaman tentu menggunakan jasa travel Jember Surabaya adalah solusinya.